Ternyata calon istriku sudah tidak perawan, bagaimana solusinya?

Assalamu’alaikum..
Saya masih bimbang dan belum tau harus bagaimana, wanita yang selama ini saya banggakan ternyata sudah tidak perawan lagi.
Yang membuat saya kecewa sekali adalah ketidakjujurannya. Dia jujur karna saya bertanya secara berulang kali dengan waktu yang berbeda sampai akhirnya saya ingin periksakan kedokter, lalu dia bicarakan hal yang sebenarnya.
Apakah saya harus tetap mencintai wanita yang jujur karena ada paksaan, terlebih menikahinya..?
Jujur rasanya saya belum siap menerima kenyataan.
Terima Kasih.
Ij***@gmail.com


Jawaban dan tanggapan:

Bismillahirrahmanirrahim
Semoga kita semua senantiasa mendapatkan kemudahan dari Allah Subhanahuwata’ala dalam setiap permasalahan yang kita hadapi.

Menyangkut dengan apa yang saat ini sedang anda rasa, kami belum mengetahui secara shorih (langsung) penyebab dari hilangnya mahkota utama wanita tersebut, sebab perlu kita ketahui bahwa, hilangnya keperawanan tersebut bisa terjadi karena banyak hal, bisa jadi karena penyebab-penyebab lain selain zina, baik itu kecelakaan saat berkendara, haid yang berat, olahraga yang terlalu berat atau mungkin pemerkosaan, atau zina yang didasari dengan pemaksaan dst.

Oleh karena itu anda seharusnya selalu berprasangka baik kepada wanita tersebut hingga jelas sebab yang menyebabkan kehilangan mahkotanya tersebut. Namun jika memang sudah terbukti bahwa hilangnya keperawanan tersebut karena zina, maka ada hal-hal lain yang perlu anda pertimbangkan dan difikirkan secara matang.

Ketahuilah…
Bahwa semua keputusan berada pada tangan anda, jika anda membatalkan pernikahan tersebut, maka hal tersebut tentu sah-sah saja. sebab selama akad nikah belum terlaksanakan, maka tidak ada ikatan yang menghalangi anda dan wanita tersebut untuk memilih jalan masing-masing dengan alasan yang jelas.
Bahkan ketika anda dan pasangan andapun telah melangsungkan akad nikah, namun ternyata ada ‘aib yang baru diketahui setelahnya, namun anda tidak ridho dengannya, maka tentu dibolehkan (dalam keadaan terdesak) untuk membatalkan pernikahan tersebut. Dalam istilah fiqhnya faskhun nikah (pembatalan nikah) dan hal ini sudah  banyak dijelaskan dalam ilmu-ilmu fiqh.

Selanjutnya jika anda memang telah yakin untuk tetap menikahi wanita tersebut, anda harus meyakinkan dengan seyakin-yakinnya bahwa wanita itu telah bertaubat dari perbuatannya yang dulu, dengan taubatan nasuha. Dan menyakinkannya pula untuk segera mungkin merubah sikap dan sifatnya agar senantiasa berkata jujur, terus terang dan apa adanya kepada anda.

Sebab bisa jadi saat ini dia tidak jujur dan terus terang kepada anda, maka tidak menutup kemungkinan dia bisa kembali berbuat yang demikian ketika telah sah menjadi istri anda jika dia tidak bertaubat dan merubah sifatnya tersebut.

Dan ketika anda memutuskan untuk tetap menikahinya, maka yakini keputusan tersebut bukan semata karena rasa kasihan. Tapi keputusan tersebut memang didasari dari kesiapan mental untuk menerima istri dengan kekurangan tersebut. Sehingga hal tersebut tidak membuat anda menyesal dikemudian hari atau mengungkit-ungkitnya saat anda sedang berselisih dengannya, sehingga tidak menjadi alasan ketika terjadi perselisihan dengan isteri, yang tentu saja bisa amat menyakitkan baginya.

Dan terakhir dari kami, disaat anda benar-benar yakin tuk membangun keluarga dengannya, maka carilah tempat tinggal dan lingkungan yang baik, dan tidak sebaliknya. Ajarkanlah dia shalat dan baca al Quran, suruhlah dia untuk menutup auratnya, sehingga celah-celah yang mampu menjerumuskannya ke jalan keburukan bisa terjaga dan terhalangi.

Jadi mantapkan hati sebelum melangkah lebih jauh karena pernikahan diniatkan untuk sepanjang hidup kita dan itu bukan perjalanan yang singkat.

Wallahu'alambishawab.

Oleh: Ust Abu Syauqie Al Mujaddid (Dewan Pembina Solusi Islam)
Artikel: www.solusiislam.com

Post a Comment Disqus Blogger

  1. Jawaban yang bagus,
    yaitu keputusannya terserah calon pasangan mau menerima atau tidak dengan pertimbangan secara matang, karena bukan tidak mungkin masalah itu akan diungkit dan terbawa setelah berumah tangga,

    Berbeda dengan artikel yg kubaca di tempat lain webside yang kadang membela atau tidak mempermasalahkan dengan alasan agama

    ReplyDelete
  2. Saya juga mempunyai masalah yang sama... saya memiliki calob istri.. teman sekantor saya.. dia jujur sudah tidak perawan lagi karena hub badan dengan mantannya dahulu.. namun disini yang jadi masalah adalah diri saya sendiri.. saya sangat mencintainya, sepanjang hidup wanita paling baik yg prnah saya temui adalah dia.. tapi batin masih tak bisa menerima keadaan dirinya karena saya juga mengetahui siapa mantannya.. tapi tak sanggup pisah darinya karena sayang dengan kebaikan dan kecocokan kami selama ini. hati saya terbagi 2.. membenci, dan mencintai.. ap yg harus dilakukan.. mohon bantuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. nikahilah wanita itu karena Alloh, jika anda yakin wanita tersebut layak dijadikan istri dan bisa membahagiakan anda dunia akhirat, memang pilihan ini berat, tapi menurutut saya sepadan dengan masa depan yg akan anda dapatkan kelak.

      Delete
    2. Batara bayu, good answer, insyaa Allah ,aamiinnn

      Delete
    3. Batara bayu, good answer, insyaa Allah ,aamiinnn

      Delete
  3. SUDAH BOSEN DENGAN GAME ONLINE ITU-ITU SAJA DAN MASIH BELUM MENDAPATKAN GAME ONLINE BARU LAGI??

    JIKA BELUM MENDAPATKAN GAME BARU YANG ANDA CARI MARI BERGABUNG SEKARANG JUGA BERSAMA INDOMONOPOLY GAME SATU-SATU NYA TERBARU YANG MENGGUNAKAN UANG ASLI INDONESIA..

    AYOO JADILAH JUTAWAN PERTAMA DI INDOMONOPOLY SEKARANG JUGA..

    -DEPOSIT 20.000

    -WITHDRAW 50.000

    -REFERRAL 50% + ACCESSORIES 7HARI (syarat ketentuan berlaku)

    - CASHBACK 10% (setiap minggunya)

    UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI TEAM LIVECHAT KAMI RAMAH SIAP MELAYANI CHAT ANDA 24JAM..

    DAN DI BACA ARTICEL-ARTICEL MENARIK NYA YA:

    http://idrmonopolyindo.blogspot.com

    BBM Pin : 5649B320

    Line : hermilyrostan

    ReplyDelete
  4. asalam mualaikum,, saya mengalami hal yg sama bpak ustad saya sudah menikahi nya dan sudah punya anak, , tapi batin saya masih merasa kecewa di tambah istri saya sering ngelawan saya ,, dalam masalah keuagan dan materi san saya sudah mencoba menjadi suami yg bertanggung jwb, perasan saya gunda bpk ustad sepintas saya ingin rasa nya saya pergi saja ,, tpi saya kasihan terhadap anak saya ,, klw saya pergi ,, dan saya berpikir awal nya saya kasihan terhadap istri saya waktu saya mengetahui klw dya tidah suci lg dan saya juga tau yg orang yg telah berbuat itu sypa,, apa yg harua saya lakukan bpk ustad mohon pencerahan nya,,

    ReplyDelete

Maklumat:

1. Terima kasih atas kunjungannya, semoga bisa memberi manfaat

2. Silahkan baca artikel dan beri komentar dengan bahasa dan tutur kata yang baik

3. Semoga slalu dalam karunia Allah SWT

 
Top